Image

PORTAL WEBGIS / WEBMAP

Kawasan Bandung utara Bidang Tata Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat

Image

BASIS DATA SPASIAL KAWASAN BANDUNG UTARA (BATAS- KBU)

didesain sebagai sistem basis data spasial (peta) berbasis web (jaringan) yang berfungsi sebagai :

  • Basis data yang dapat diakses melalui sistem jaringan untuk kemudahan akses informasi mengenai kondisi KBU.
  • Instrumen analisis aspek lingkungan untuk asessment pemanfaatan ruang di KBU.

LATAR BELAKANG

Image

Kawasan Bandung Utara (KBU) ditetapkan sebagai kawasan strategis provinsi Jawa Barat dalam Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat No 22 Tahun 2010 tentang Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Barat Tahun 2009 – 2029. Secara umum ditetapkannya Kawasan Strategis Provinsi (KSP) Kawasan Bandung Utara (KBU) didasarkan pada kepentingan fungsi dan daya dukung lingkungan yaitu sebagai kawasan yang potensial menimbulkan masalah yang bersifat lintas kabupaten/kota, bersifat fisik lingkungan dan kebencanaan.

Penggunaan lahan yang tidak sesuai dengan kemampuannya, disamping dapat menimbulkan terjadinya kerusakan lahan di KBU juga akan meningkatkan risiko masalah sosial dan masalah lainnya yang berakar pada konflik tata ruang.

Untuk menghindari dampak negatif lebih jauh akibat konflik tata ruang di KBU, perlu optimalisasi pada instrumen-instrumen pencegahan, salah satunya adalah pada mekanisme pemberian rekomendasi Gubernur sebagai salah satu syarat perizinan pemanfaatan ruang di KBU. Rekomendasi Gubernur ini perlu didukung data, analisis, dan pertimbangan teknis yang akurat, lengkap, komprehensif, dan mudah dipahami oleh para pembuat kebijakan.

MASUK WEBGIS

Image

TUJUAN

Tujuan umum pengembangan sistem Basis Data Spasial Kawasan Bandung Utara (BATAS-KBU) adalah untuk menyediakan analisis aspek lingkungan yang cepat, akurat, dan komprehensif untuk assessment kebijakan pemanfaatan ruang di KBU.

  • Cepat
  • Akurat
  • Komprehensif

MANFAAT

Terintegrasi

Data spasial KBU terintegrasi dalam suatu sistem yang mudah diakses oleh pemangku kepentingan.
 

Analis Lebih Cepat

Proses analisis lebih cepat karena dilakukan secara otomatis oleh sistem.

Komprehensif

Hasil analisa lebih komprehensif karena dapat mempertimbangkan pola ruang di sekitar lokasi yang dianalisis.

Analis Visual

Hasil analisa dapat ditampilkan secara visual untuk kemudahan para pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan.

Keakuratan

Meningkatkan keakuratan pengambilan keputusan berdasarkan informasi aspek lingkungan yang lengkap.

Analisis Pemanfaatan Ruang

Mencegah dampak negatif lebih lanjut dari pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan kaidah lingkungan.

Transparansi

Mendukung transparansi data dan akuntabilitas kinerja pelayanan Pemerintah Provinsi Jawa Barat khususnya untuk pemanfaatan ruang di KBU.

TEAM